BASARNAS TEMUKAN 3 ABK TIRTA SAMUDRA XXI


SEMARANG – Badan SAR Nasional (Basarnas) kantor SAR Semarang hari ini, Minggu (13/1) kembali melakukan pencarian terhadap 15 ABK  Tirta Samudra XXI yang dilaporkan mengalami musibah, Jum’at (11/1) lalu di perairan laut Jawa. Hingga berita ini diturunkan, (Minggu, 13/1) pukul 18.00 Basarnas berhasil menemukan tiga korban. Satu korban diketahui bernama Aji Handoko Suryo Iskandar  dan  dua dalam keadaan tewas. {READMORE}

Kepala Kantor SAR Semarang, S.Riyadi,S.Sos,MM selaku SMC (SAR mission
Coordinator) dalam operasi pencarian ini mengatakan bahwa datum
pencarian hari ini Minggu (13/1) pada koordinat berikut A. 06◦ 6’ 51”
S – 110◦ 19” 50” E, B. 06◦ 30’ 54” S – 111◦ 43’ 53” E, C. 06◦ 54’ 56”
S – 111◦ 19’ 50” E, D. 06◦ 30’ 54” S – 110◦ 55’ 48” E.

Operasi SAR dilakukan dengan memberangkatkan kapal TB. Anoman V dari
pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan helikopter Bell 412 Skuadron 11
TNI AD.  Kapal TB. Hanoman berngkat pada pukul 05.45 sedangkan
Helikopter berangkat pada pukul 09.10. Kapal milik Pelindo ini
berangkat membawa Rescuer Basarnas delapan orang, ABK dan crew
sembilan orang, Tiga orang personel KPLP, empat anggota Polairud dan
satu wartawan.

Helikopter Bell  412 membawa empat rescuer  Basarnas tiga orang, Crew
empat orang, SMC, Kasi Operasi Skuadron 11 dan satu owner perusahaan
Tirta Samudra. Setelah melakukan pencarian, pada pukul 11.00 rescuer
berhasil melihat dua skoci yang diduga berisi ABK Tirta Samudra.  Dua
skoci tampak berjajar tidak terlalu  berjauhan pada koordinat 06◦ 24’
00” S - 111◦ 27’ 48” E sekitar 21,4 mil atau sekitar 34,5 km dari
Rembang. Tampak juga beberapa ABK yang berada diskoci tersebut, jumlah
pastinya tidak jelas karena helikopter langsung bermanufer.

Selain melakukan pencarian, Helikopter juga melakukan droping logistik
berupa makanan darurat dan minuman  untuk korban. Kami juga sertakan,
lanjut Riyadi, radio komunikasi. Logistik, dan radio tersebut kemudian
kita lempar di dekat skoci yang ditumpangi ABK kapal nahas tersebut.
Helikopter kemudian landing di Bandengan Jepara untuk mengisi bahan
bakar. Dalam penebangan menuju ke bandengan, rombongan SMC yang turut
dalam Helikopter tersebut melihat ada kapal yang posisinya dekat
dengan skoci. Kemudian SMC melakukan koordinasi dengan Kepala SROP
Semarang bahwa ada kapal yang berada di dekat skoci. SROP kemudian
berkomunikasi dengan kapal yang dimaksud, yang diketahui bernama KM.
Budi Rahmadi.

Upaya pencarian dilakukan juga dengan berkomunikasi dengaan kapal -
kapal yang melintas di koordinat datum skoci ABK Tirta Samudra XXI.
Terpantau sedikitnya ada tiga kapal yang medekat ke titik datum. KM.
Budi Rahmadi, KM. Lambelu dan MV Tanto Star. Kapal – kapal tersebut
dikendalikan oleh staf SMC, bidang komunikasi Basarnas. Ketiga kapal
tersebut (KM. Budi Rahmadi, KM. Lambelu dan MV.Tanto Star), TB.
Hanoman V dan Helikopter saling berkomunikasi. Dibantu oleh SROP
Rembang dan SROP Jepara untuk mengarahkan semua ketiga kapal – kapal
tersebut.

MV. Tanto Star berhasil melihat satu skoci pada pukul 13.10 kemudian
berusaha untuk mengevakuasinya. KM. Budi Rahmadi berhasil  melihat
satu buah skoci pada pukul 13.15. Helikopter  Bell 412 take off dari
Bandengan Jepara, setelah mengisi bahan bakar ke tempat ditemukannya
dua skoci kapal Tirta Samudra. Dari helikpter Basarnas mengawal dan
mengawasi proses evakuasi yang dilakukan oleh kedua kapal tersebut dan
diketahui pada posisi koordinat 06◦ 25’ 57” S – 110◦ 32’ 33” E.

MV. Tanto Star berhasil mengevakuasi satu skoci pada pukul 13.55, pada
pukul 14.01 baru selesai mengevakuasi satu skoci yang  berisi 1 (satu)
orang. Sedangkan pada saat yang sama KM. Budi Rahmadi masih proses
evakuasi satu buah skoci, semetara helikopter kembali ke bandara A.
Yani Semarang. Helikopter berhasil mendarat di  A. Yani pada pukul
15.25 dengan selamat, saat itu juga didapat informasi bahwa KM. Budi
Rahmadi mengevakuasi 1 (satu) korban dalam kondisi MD yang berada di
luar skoci. Sementara TB. Hanoman masih terus menuju ke tempat
ditemukannya skoci untuk  membantu proses pencarian dan evakuasi yang
dilakukan oleh KM. Budi Rahmadi dan MV. Tanto Star melanjutkan
perjalanan ke Jakarta. Satu korban yang dievakuasi MV.Tanto Star
diketahui bernama Aji Handoko Suryo Iskandar sebagai juru mudi.
Korban dibawa ke Jakarta atas permintaan keluarga korban.

KM. Budi Rahmadi berhasil mengevakuasi isi skoci yang terdapat 1
(satu) korban dalam keadaan MD pada  pukul 15.35 yang mengapung di
luar skoci. Selang satu jam kemudian, pukul 16.35 korban MD kembali
berhasil evakuasi. Saat ditemukan korban masih berada di dalam skoci.
Kedua korban MD rencananya akan dibawa ke pelabuhan Sluke, Kabupaten
Rembang, papar Riyadi setelah memimpin operasi langsung operasi SAR.
(ris)



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : author
14 January 10:40 WIB