CUACA BURUK, 2 ORANG NELAYAN TERHEMPAS OMBAK


Semarang - Dua orang nelayan atas nama Kasdani (52th) dan Abdul Manan (50th), warga tambak mulyo Tanjung MAs Semarang diberitakan hilang (minggu, 2/2) di sekitar perairan Kendal, tepatnya 1,5 km dari pantai kaliwungu Kendal sekitar pukul 09.30 wib.Awalnya perahu korban ditemukan oleh nelayan lain yang juga teman korban, bintoro (38th) dalam keadaan tenggelam.  Bintoro yang mengetahui kapal milik Kasdani tersebut tenggelam namun tidak menemukan Kasdani maupun Abdul Manan, segera melaporkan kejadian tersebut ke Polair Tanjung Mas Semarang. Polair yang menerima kabar tersebut kemudian menginformasikan ke Basarnas Kantor SAR (Kansar) Semarang untuk meminta bantuan pencarian.   Kansar Semarang menerima informasi pada pukul 14.30 wib tersebut segera menerjunkan satu tim rescue dari Rescue Boat (RB) 206 serta personil dari Polair Semarang. Pencarian segera dilakukan menggunakan sea rider karena hanya sea rider yang mampu menembus ombak yang kala itu tingginya sekitar 3 meter. Dengan menyusuri sekitar 5 mil laut, tim SAR yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Semarang, Agus Haryono itu berusaha untuk melakukan penyisiran. Namun tingginya ombak serta hujan yang turun, menyulitkan tim untuk melakukan pencarian.   Penyisiran yang dilakukan hampir 3 jam tersebut belum membuahkan hasil dan setelah hari mulai gelap, Kepala kantor memutuskan untuk menghentikan sementara pencarian dan dilanjutkan esok hari. Langit telah gelap dan ombak juga makin tinggi, jadi kami memutuskan pencarian akan dilanjutkan esok hari dengan melakukan penyisiran di sekitar Pantai Cipta dan di sekitar Pelabuhan Tanung mas, ujar Agus.   Setelah mencapai pelabuhan, tim SAR diinformasikan bahwa ternyata korban atas nama kasdani telah ditemukan dalam kondisi selamat pada pukul 17.30 wib oleh nelayan setempat di sekitar dam hijau Pelabuhan Tanjung Mas dan telah dibawa ke rumah sakit Sultan Agung Semarang. Saat dikonfirmasikan, Agus membenarkan berita tersebut dan memutuskan tetap melakukan pencarian  korban esok hari (senin, 3/2) atas nama Abdul Manan.   Setelah melakukan pencarian selama 3 hari, akhirnya Abdul Manan ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Jenazah korban ditemukan terapung di perairan Kaliwungu Kendal pada pukul 11.00 wib (selasa, 4/2) oleh nelayan setempat yang secara tak sengaja melihat adanya sesosok mayat di perairan Kaliwungu Kendal. (za)



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : author