DEBIT AIR MENINGKAT DELAPAN BOCAH TERSERET ARUS


JEPARA - Akibat hujan masih saja turun hingga Jum’at (1/5/2015) mengakibatkan debit air Sungai Bakalan di Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, meningkat.. Koordinator Pos SAR Jepara Agung Hari Prabowo menyebutkan, ada delapan bocah yang terjebak derasnya arus air. Tujuh daintaranya berhasil diselamatkan, sedangkan sedangkan seorang bocah ditemukan dalam keadaan tewas. Menurutnya kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.00, sekitar 10 siswa Madrasah Darusalam Jetak, selesai mengikuti kegiatan mountenering yang diadakan di sekolahnya. Saat itu tiba- tiba debit air sungai bertambah dan meningkat drastis. Akibatnya bocah bocah tersebut terjebak air. Praktis para siswa yang berada di sungai kaget dan berteriak berlari ke tepi sungai. Warga sekitar yang sedang menambang pasir di tepi sungai tersebut berusaha menolong siswa yang terjebak. Tujuh bocah yang berhasil diselamatkan warga adalah  Iryatul Islamiyah binti Mustafim, Ansor Yusuf Bin Matusi, Siti Umaroh Binti Sulahudin, Nurul Aisiah, Ifa,  Juliana Binti Suyuti dan  Zulkifli. Sedangkan seorang bocah tidak bisa terselamatkan warga. Bocah tersebut diketahui bernama Iin siyah binti Warsono (16th) warga Desa Jetak , Kec. Kedung Kab. Demak. Tubuh bocah tersebut terus terbawa derasnya arus, hingga akhirnya datang tim SAR ke lokasi untuk melakukan pencarian. Masih menurut Agung, Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad bocah tersebut sekitar pukul 18.00. Jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke puskesmas Kalinyamatan untuk proses lebih lanjut. Sedangkan korban luka luka mendapatkan perawatan di Puskesmas Klinyamatan. Tim SAR gabungan terdiri atas Basarnas Pos SAR Jepara, Jepara Rescue, BPBD Jepara, Ubaloka Jepara, Tagana Jepara, PMI jepara, SAR Jepara, Banser Jepara, Polsek Kalinyamatan, Koramil Kalinyamatan dan Warga Sekitar. (ris)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
29 October 18:16 WIB