DUA BULAN LEBIH TEROMBANG-AMBING, KM. ERA 2000 AKHIRNYA KANDAS DI PERAIRAN SEMARANG


Semarang - Sebuah Kapal Cargo KM. Era 2000 tanpa muatan tadi siang (Senin, 20/01) akhirnya kandas dan menabrak dam di perairan pelabuhan Semarang setelah dua bulan lebih bersandar di luar pelabuhan tanjung Emas Semarang. Beruntung tujuh ABK (anak buah kapal) yakni Rusdianto, Bosun, Rifal, Dedi, Arman, Anggun dan Afifudin bisa diselamatkan oleh tim rescue dari RB. 206 Kantor SAR Semarang yang tiba cepat setelah menerima laporan musibah tersebut.Menurut mualim 2, Rusdianto, Kapal milik PT. Oceanindo Prima Sarana  tersebut bertolak dari Pelabuhan tanjung Priok Jakarta pada bulan Oktober 2013 dan seyogyanya akan menuju Pare-Pare Sulawesi Selatan. Ditengah perjalanan tepatnya di perairan Tegal, kapal mengalami mati mesin dan sempat di perbaiki di Pelabuhan Bahari Tegal. Setelah selesai diperbaiki, kapal mampu berlayar kembali. Namun kapal kembali mengalami masalah sehingga merapat ke Pelabuhan Pekalongan. Di pelabuhan Pekalongan kapal hanya mampu diperbaiki seadanya dan akan diperbaiki total di Semarang, ujarnya.   Bulan November 2013 KM. Era 2000 tiba di perairan Semarang dan rencananya akan diperbaiki. Karena sparepart yang dibutuhkan belum tersedia, akhirnya kapal tesebut hanya bisa menunggu di luar pelabuhan Tanjung Emas Semarang untuk diperbaiki. Namun selama dua bulan lebih, KM Era 2000 tak kunjung juga diperbaiki hingga akhirnya pada pukul 11.30 wib cuaca buruk yang terjadi di laut Jawa menghempaskan kapal tersebut ke sisi luar dam/pemecah ombak.   Proses evakuasi sendiri berjalan cukup sulit mengingat tingginya ombak dan angin yang kencang. Tinggi ombak yang mencapai 4 meter lebih tersebut menyulitkan pihak tim rescue RB. 206 Basarnas yang menggunakan rigit inflatable boats (RIB) dalam mendekati KM. Era 2000. Bila kita mendekat ke sisi kiri kapal, RIB akan terhempas ombak dan menghantam lambung kapal Eka 2000, kata Adil Triyono yang memimpin langsung pelaksanaan evakuasi. Sedangkan dari sisi kanan kapal, RIB akan menabrak dam, lanjutnya.   Setelah sekian lama menunggu, akhirnya 7 orang ABK KM. Era 2000 tersebut memutuskan untuk turun dari kapal dan mencoba mendekati RIB dengan cara berenang. Satu persatu ABK tersebut turun dari kapal menuju sisi dalam dam yang ombaknya relative lebih kecil. Beruntung RIB yang juga berada  di sisi dalam dam tersebut mampu mendekati ABK tersebut dan segera melakukan evakuasi. (za)



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : author