DUA PENDAKI TERTIMPA LONGSOR MATRIAL MERAPI.


BOYOLALI - Dua pendaki gunung Merapi dikabarkan tertimpa longsoran saat beristirahat dalam perjalanan turun dari puncak Merapi, Minggu (26/1) sekitar pukul 11.00. Keduanya berhasil selamatkan setelah Tim SAR gabungan mengevakuasi dari kawasan Pasar Bubrah, Minggu (26/1) malam.

Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang Agus Haryono mengatakan, berdasarkan informasi yang kami dapatkan kedua korban tersebut melakukan pendakian bersama dua teman lainnya. Keempat pendaki berangkat mendaki pada Sabtu (25/1) dinihari dari New Selo, Boyolali. Setelah sampai puncak, keempat pendaki tersebut turun. Saat istirahat dalam perjalanan turun itulah terjadi longsoran material berupa batu dan pasir dari arah puncak. “Tiba – tiba batu seukuran jok mobil menggelundung ke bawah dan menimpa dua rekan kami,” kata Rudi, salah satu teman korban yang melaporkan kejadian tersebut kepada Tim SAR. Adapun dua pendaki yang dikabarkan tertimpa material merapi yaitu , Angga Yuda Irawan alias Lubis (22) asal Solo dan Angelica (21) asal Medan. "Kami berniat akan turun dari puncak Merapi, ketika sedang istirahat di Pasar Bubrah tiba- tiba kami terkena longsoran dan sebuah batu besar menimpa kaki Lubis hingga bengkak, saya juga terkena longsoran yang mengakibatkan cidera di pergelangan kaki saya " ujar Angel dengan menahan sakit. Mengetahui peristiwa tersebut Rudi (23), asal Balikpapan langsung turun mencari bantuan tim SAR. "Proses evakuasi terkendala cuaca. Pada saat itu turun hujan dan berkabut ditambah medan yang terjal dan licin. Korban berhasil dibawa ke posko pendakian New Selo pada Senin (27/01) pukul 02.15. Kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Pandanaran untuk mendapatkan perawatan lebih intensif. Adapun  tim SAR gabungan terdiri atas Basarnas,  Bpbd Boyolali, SAR Barameru, KLM SAR Klaten, Guruh Merapi, Pendaki, Polsek Selo dan relawan SAR lainnya. (ris)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
27 January 9:13 WIB