KANTOR SAR SEMARANG SIAGA NATAL DAN TAHUN BARU


SEMARANG - Menyambut hari Raya Natal tahun 2014 dan Tahun baru 2015 Kantor SAR Semarang melaksanakan siaga Hari Raya Natal dan Tahun Baru dengan berbagai kegiatan siaga. Mulai dari koordinasi dengan intansi sampai dengan siaga patroli ke sejumlah tempat. Kepala Kantor SAR Semarang Agus Haryono melalui stafnya Muhamad Abdullah mengatakan, pihaknya siap mengamankan dengan semua kemampuan dan kekuatan yang dimiliki. Hal tersebut disampaikannya saat rapat lintas sektoral di Polrestabes, Semarang, Kamis (18/12). Hadir juga dalam kesempatan tersebut Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Ketua DPRD Kota Semarang, Dandim 0733 BS Semarang, Danlanal, Denpom, Basarnas Kantor SAR semarang tokoh agama serta tokoh masyarakat. Sebelumnya Kantor SAR Semarang juga mengikuti rapat koordinasi dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun baru yang dilaksanakan di Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi Propinsi Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa, Basarnas Kantor SAR Semarang siap dengan semua personel dan peralatannya untuk mengamankan hari raya Natal dan Tahun baru. Posko siaga natal dan tahunbaru dilaksanakan dengan melakukan patroli pemantauan arus penumpang pada terminal penumpang pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Stasiun Tawang Semarang, Rabu (31/12). Pemantauan ini sebagai bentuk kepedulian Basarnas Kantor SAR Semarang dalam rangka siaga Natal dan Tahun Baru. Disamping itu, personel Kantor SAR Semarang juga melakukan siaga 24, baik di Kantor maupun di 3 Pos SAR, yakni Jepara, Cilacap dan Surakarta. Menurut keterangan Kapten Anton, Nahkoda Kirana I,  manifest penumpang hanya berjumlah 192 penumpang. "Sedikit mas arus penumpang ke Kalimantan, yang banyak ke Jawa, sampai ribuan," ujar Anton saat ditemui di ruangn Nahkoda. "Ombak saat ini hanya berkisar 2 meteran dan bukan masalah bagi Kirana I," lanjutnya. Setelah melakukan pemantauan di Pelabuhan, tim kemudian bergerak ke  Stasiun Tawang Semarang. Tampak lengang saat tim memasuki kawasan stasiun. "Saat ini sepi Mas. Berbeda dengan saat arus mudik lebaran," ujar Endin, petugas KAI yang sedang piket jaga. "Peningkatan dari hari biasa hanya sedikit, hanya berkisar seribu penumpang, yang biasanya 2500an, untuk arus natal dan tahun baru ini hanya menjadi 3500an," jawab Endin sambil memperlihatkan buku siaga yang memuat jumlah arus kedatangan dan keberangkatan penumpang kereta api. (ris/za)



Kategori General Artikel .
Pengunggah : author
30 December 9:03 WIB