KORBAN TIRTA SAMUDRA XXI TIBA DI REMBANG DAN JAKARTA


SEMARANG - Badan SAR Nasional (Basarnas) sudah mendapatkan keterangan dari Aji Handoko Suryo Iskandar, Juru mudi kapal Tirta SamudraXXI.  Aji berhasil ditemukan dalam keadaan selamat kemudian dibawa oleh MV.Tanto Star ke Jakarta, sedangkan dua rekannya  Heri Martijanto dan Kambali ditemukan meninggaldunia. Jasad keduanya ditemukan dalam satu lokasi oleh KM. Budi Rahmadi kemudian didaratkan di Rembang dan dibawa ke RSUD Rembang. Ketiga korban berhasil didaratkan pada hari Senin (14/1). {READMORE}

Kepala Kantor SAR Semarang, S.Riyadi,S.Sos,MM selaku SMC(SAR Mission Coordinator) mengatakan, berdasarkan keterangan yang didapat ABK Tirta Samudra XXI  saat kejadian berjumlah 13 orang yaitu, Muttaqin (Nahkoda) , Alfensius Panjaitan (Mualim I), Pengizinta Sitepu (Mualim II), Izak Steven (KKM), Herry Martijanto (Masinis), Alim yusuf (Juru Mudi), Muh. Lutfi Ulsar Iskandar (Juru Mudi), Aji Handoko Surya Iskandar (juru Mudi), Hasanudin (Juru Minyak), Ibrahim (Cadet Mesin), David Banjarnahor (Cadet Dek) dan  Kambali (Juru Masak).

Sedangkan dua ABK lainnya yakni Ridwan Koto dan Darto tidak ikut dalam pelayaran ini karena sesuatu hal.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kapal Tirta Samudra mengalami musibah saat berlayar dari Palembang ke Gresik. Kapal mengalami musibah mati mesin kemudian terombang ambing oleh gelombang hingga lambungnya jebol. Ketika kapal tanker panjang 83 meter ini setengahnya karam, Aji dan ABK yang berjumlah 12 orang bersiap menggunakan lifejacket. Semua berjajar di sisi lambung kapal dan siap untuk meloncat.

Aji pastikan dua lifecraf yang dilempar ke laut, kemudian menyusul empat orang ABK yang berani terjun ke laut. Saat itu kapal dalam posisi setengah karam. Sedangkan sembilan ABK lainnya tidak berani terjun ke laut.  Jadi hanya ada empat orang yang bertahan di lifecraf. Satu lifecraf masing masing berisi dua orang.  Kambali Juru Masak dan Herry Martijanto satu lifecraft yang dievakuasi oleh kapal KM. Budi Rahmadi kemudian dibawa ke Rembang. Sedangkan satu lifecraft lagi berisi Aji Handoko Surya Iskandar yang saat ini selamat dan Hasanudin yang hingga kini belum juga diketahui keberadaannya.

Menurut penuturan Aji, ketika dijemput dari MV. Tanto Star oleh RB 201, Kantor SAR Jakarta di pelabuhan Tanjung Priuk, Senin (14/1) malam Aji mengaku bahwa temannya, Hasanudinmengalami depresi berat. Sebelum dirinya ditolong oleh MV. Tanto Star dirinya (Aji) masih bersama – sama dengan Hasanudin. Namun, Hasanudin tidak kuat menahan depreasi yang sangat berat. Hasanudin juga sudah berhalusiunasi, merasa sudah berada dekat dengan daratan.

Saat merasa sudah dekat dengan daratan itulah Hasanudin langsung melepas lifejacket yang dia gunakan dan langsung keluar dari lifecraf yang ditumpanginya hingga akhirnya datang pertolongan dari kapal MV. Tanto Star. Saya ditolong ABK Tanto Stardan dipantau dari udara menggunakan helikopter, sedangkan temen saya, Hasanudin sudah lenyap, kisah Aji.

Lebih lanjut Riyadi mengatakan,  Aji sudah tiba di pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta hari Senin (14/1) malam sekitar jam 17.00. Kemudian dijemput oleh Rescue kantor SAR Jakarta menggunakan RB 201 Hari Senin (14/1) sekitar jam 19.00. Saat dijemput, kondisi Aji terlihat sehat kemudian dibawa ke pemilik MV. Tanto Star dan rencananya akan segera pulang ke kampung halamannya di Jalan Pancings, Ling 2, Kelurahan besar Kecamatan Medan Labuhan.

Pencarian korban, lanjut Riyadi, akan dilanjutkan hingga semaksimal mungkin. Adapun pencarian dilakukan dengan mengerahkan kapal kapal yang melintasi wilayah sekitar ditemukannya lifecraf yang berisi ABK Tirta Samudra XXI.(ris)

 

 

 

 

 



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : author
15 January 19:38 WIB