MAHASISWA STAINU TEWAS DITELAN OMBAK PANTAI MENGANTI


Kebumen - Amirudin (22) tewas digulung ombak saat hendak mencari posisi yang bagus untuk berfoto di pantai Menganti, desa Karangduwur Kecamatan Ayah, Kebumen, sabtu (17/1) pukul empat sore. Tubuh korban berhasil ditemukan esok harinya (18/1) pada pukul 11.45 dalam kondisi mengapung dan sudah tidak bernyawa lagi. Kejadian bermula saat Korban yang juga mahasiswa di Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Kebumen tersebut sedang berwisata di pantai Menganti bersama rekan-rekan kampusnya. Saat berada di tebing pantai, ditengarai korban berusaha untuk turun menuju karang yang berada di bawah tebing untuk sekedar mencari lokasi yang bagus untuk berfoto. namun naas, saat berada dikarang tersebut kemudian korban dihantam ombak tinggi yang menjadi ciri khas pantai selatan dan terseret ke tengah. Teman korban Ahmad Al Anshor yang mengetahui korban menuruni tebing berniat untuk menyusulnya. Tak dinyana yang dilihat Ahmad korban sudah berada di dalam air berteriak minta tolong. Tanpa pikir panjang Ahmad segera berteriak memanggil teman-temannya untuk memberikan pertolongan. "saat kami datang ke lokasi, dia (korban) sudah hilang di telan ombak" ujar Ahmad yang juga teman satu almamater korban. Menyadari Amirudin hilang ditelan ombak, Ahmad segera melaporkan kejadian tersebut ke tim SAR Lawet yang berada tak jauh dari situ yang oleh tim SAR Lawet informasi tersebut diteruskan ke Basarnas Pos SAR Cilacap. "setelah menerima info, segera kita berangkatkan satu tim rescue " kata Mulwahyono, koordinator Pos SAR Cilacap setelah menerima laporan kejadian tersebut. Namun pencarian hari itu hanya berjalan singkat karena hari mulai gelap dan pandanganpun terbatas. Pencarian dilanjutkan keesokan harinya (minggu, 18/1) dengan melibatkan tim SAR gabungan dari Basarnas Pos SAR Cilacap bersama dengan Pos AL Logending, Pol Airud Kebumen, Polsek Ayah, BPBD Kebumen, SAR Lawet Perkasa, Keluarga korban, nelayan serta dibantu oleh teman kampus Korban. pencarian dilakukan dengan melakukan  penyisiran di sepanjang pantai Menganti. Setelah di lakukannya pencarian, akhirnya korban yang berasal dari dukuh Karangasem desa Karangsari Kebumen tersebut berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian pada pukul 11.45 wib dengan kondisi meninggal dunia. "korban kita temukan di arah utara 500 meter dari lokasi kejadian  dalam posisi mengapung tak jauh dari bibir pantai yang sedang kita sisir" ungkap Mul. "Setelah berhasil dievakuasi kemudian korban langsung kita bawa kerumah duka untuk dimakamkan" pungkasnya. (ipl/za)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
19 January 14:24 WIB