OPORASI SAR DESA DERIK BANJARNEGARA


BANJARNEGARA (23/10) - Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan selama dua hari akhirnya korban yang hilang di saluran irigasi, Desa Derik, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah Berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.Mulwahyono Selaku Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap mengatakan pertama kali korbam ditemukan pada saat kita melakukan penyisiran menggunakan perahu karet, melihat sosok korban yang sedang mengambang kita langsung mengevakuasi dan membawa ke daratan.Lanjut Mul, Korban ditemukan Pada Minggu (23/10) Pukul 09.30 Wib di Kedung Legok Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah Jarak dari tempat kejadian sekitar 12 kilometer dan korban langsung dibawa kerumah duka untuk di makamkan.Korban bernama Fikri Mahmud Rohman (6), warga Desa Derik RT 06 RW 03, Kecamatan Susukan, Banjarnegara.Sebelumnya peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban bersama dua rekannya hendak pulang setelah melihat pekerjaan perbaikan jalan desa setempat pada hari Jumat (21/10), sekitar pukul 15.00 WIB.Saat mereka menyeberangi saluran irigasi, tiba-tiba debit airnya meningkat. Ia mengatakan saluran irigasi tersebut bermuara di Kali Sapi yang merupakan Anak Sungai Serayu."Dua rekan korban bisa menyelamatkan diri karena mereka berhasil menepi. Akan tetapi nahas, Fikri justru hanyut terbawa arus dan hingga Sabtu (22/10) belum ditemukan," Setelah mendapatkan informasi tersebut, Mulwahyono mengatakan pihaknya segera memberangkatkan satu tim Basarnas Pos SAR Cilacap ke lokasi untuk membantu upaya pencarian korban.Dengan ditemukanya korban operasi pencarian langsung ditutup dan pihak terkait langsung dikembalikan ke kesatuanya masing-masing.Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BASARNAS Pos SAR Cilacap,  TRC BPBD Banjarnegara,  Radio Antar-Penduduk Indonesia (RAPI), SAR Banjarnegara, Barisan Patriot Bela Negara (BPBN), Kepolisian Sektor Susukan, dan Komando Rayon Militer Susukan.



Kategori General Berita .
Pengunggah : author