PEDAGANG TAHU GIMBAL TEWAS DI DALAM SUMUR


SEMARANG –Nasiin (48) warga  RT 1 RW 02 Desa Mutih Kulon, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak  ditemukan tewas di dalam sumur milik Mukhlis warga 11 A RT 2 RW 04 Gabahan, Semarang Tengah kota Semarang, Senin (16/07) siang.{READMORE}

Amanah, pemilik rumah, mengatakan, Nasihin adalah pedagang tahu gimbal keliling. Pagi tadi (Senin, 16/07.red) sekitar jam 08.00 hendak memasak tahu gimbal dagangannya. Tidak tahu kenapa, tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram yang digunaka memasak bocor dan mengeluarkan asap serta api. Langsung, Nasiin membuang tabung berikut selang dan regulatornya ke dalam sumur.

Api pun padam. Sesaat setelah api padam, Nasiin berniat untuk mengambil tabung dan kompornya yang sudah berada di dalam sumur. Namun nahas, Nasiin justru meregang nyawa di dalam sumur.

Pemilik rumah, Muhlis, suami Amanah, sempat berusaha memberikan pertolongan dengan menuruni sumur. Tidak berhasil menyelamatkan korban, yang tak lain masih kerabatnya, Muhlis jurtru lemas akibat menghirup gas sehingga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Whisnu Yugo Utomo, SE, Personel Badan SAR Nasional (Basarnas) Semarang mengatakan pihaknya membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya berhasil mengangkat korban dengan menuruni sumur yang berada di dalam rumah tersebut. Kuat diduga korban meninggal karena menghirup gas elpiji yang bocor tersebut. Bahkan,  di sekitar  sumur saja masih tercium bau gas yang sangat menyengat.

Proses evakuasi, lanjut Whisnu, terkendala karena sumur terlalu sempit. Diameternya sekitar satu meter saja. Penolong  sangat susah turun dengan membawa tabung udara, sehingga korban baru bisa  dievakuasi sekitar jam 11.00. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit  Kariyadi untuk diotopsi, pungkasnya. (ris)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
16 July 13:52 WIB