SEORANG NELAYAN TENGGELAM AKIBAT DIHANTAM OMBAK BERHASIL DI TEMUKAN


Cilacap (15/1) - Setelah dilakukan pencarian dengan melibatkan tim SAR gabungan, Mohnur (60) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 13.45 WIB di Pantai Karangpakis atau 5 kilometer ke arah timur dari lokasi kejadian. Menurut Maryadi, komandan Rescue BASARNAS yang ada dilapangan, korban pertama kali ditemukan oleh nelayan yang sedang menjaring di pinggir pantai. Oleh nelayan penemuan tersebut langsung dilaporkan ke tim SAR gabungan yang sedang melakukan penyisiran tak jauh dari lokasi kejadian. Tak lama kemudian korban segera di evakuasi tim SAR dengan menggunakan kendaraan operasional Pos SAR Cilacap dan dibawa ke RSUD Cilacap untuk dioutopsi. Sebelumnya diberitakan seorang nelayan tenggelam akibat dihantam gelombang tinggi saat berusaha melepas jaring yang melilit pada baling-baling mesin Kapal Motor (KM) Sabrina di Pantai Widarapayung, Kabupaten Cilacap Pada kamis pukul 2 dini hari. "Berdasarkan laporan yang kami terima dari Saimin, pengurus HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Cilacap, pada pukul enam pagi, KM Sabrina yang mengalami musibah itu ditumpangi lima nelayan yakni Sumaedi (40), Kacung (50), dan Saring (40), Mohnur (60) warga Cilacap, serta Ceceng (40), warga Purbalingga" ujar Mulwahyono, Koordinator Pos SAR Cilacap. "Kemudian Mohnur terjun ke laut untuk melepas jaring yang tersangkut di baling-baling kapal. Namun nahas, ketika Mohnur sedang menyelam ke dalam laut, pada saat itu juga gelombang dan arus sedang tinggi. Tidak lama kemudian Mohnur hilang terbawa arus dan gelombang," lanjut Mul. Berdasarkan laporan tersebut, pihaknya segera menerjunkan satu tim SAR dari Pos SAR Cilacap dan bersama-sama dengan Cilacap Rescue, SAR Cilacap, Polairud Cilacap, Polsek Binangun, HNSI Cilacap, dan keluarga korban segera melakukan pencarian. (ipl/za)



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : author