STAND BASARNAS TERBAIK KE-2 PAMERAN PENGURANGAN RESIKO BENCANA


Basarnas Kantor SAR Semarang berhasil menyabet penghargaan sebagai stand pameran terbaik ke-2  setelah stand BPBD Cilacap dalam pameran Pengurangan Resiko Bencana yang diadakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pameran yang merupakan kegiatan rangkaian dari Bulan Pengurangan Resiko Bencana ini digelar di Benteng Vastenburg Kota Surakarta 16 - 18 Oktober 2015 dan dibuka secara langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Saat mengunjungi stand kendaraan evakuasi milik Basarnas, Ganjar cukup terkesan ketika melihat Slamet, seorang personil rescue Basarnas bergelantungan di alat larkin rescue frame. "itu kuat ya" tanya Ganjar sambil menunjuk tali karmantel yang digunakan oleh Slamet. "siap kuat pak" jawab Slamet sigap. Tiba-tiba saja sang Gubernur mendekat dan menarik tali tumpuan Slamet, sehingga beban larkin menjadi bertambah. Sontak hal tersebut menjadi objek yang menarik diabadikan bagi peliput warta yang hadir disitu. Orang nomor satu di Jawa Tengah itupun tampak puas setelah melihat kekuatan alat yang dimiliki Basarnas.

Pameran yang bertema "Pengurangan Resiko Bencana Untuk Pembangunan Yang Berkelanjutan" ini diikuti oleh lebih dari 80 stand dari beberapa BPBD se-Indonesia seperti dari Gorontalo, Riau, Aceh, Yogyakarta. Selain itu juga diikuti oleh pihak-pihak yang telibat dalam penanggulangan bencana, seperti pemadam kebakaran, Senkom Mitra Polri, PMI, serta organisasi kemanusiaan lainnya.

Stand Basarnas Kantor SAR Semarang sendiri menampilkan beberapa peralatan serta kendaraan evakuasi. Display peralatan yang canggih serta unik seperti combi cutter, search cam, marine detektor portable, Termal Imaging Camera, Signal Distress serta peralatan mountainnering yang lainnya yang jarang sekali masyarakat umum melihatnya membuat para pengunjung penasaran dan betah untuk bertanya. " Yang itu untuk apa pak?" ujar Shannon, salah satu siswi SMP Kristen Kalam Kudus Surakarta menunjuk benda berwarna hitam besar. "Itu adalah underwater thruster, digunakan untuk evakuasi di air" terang Eddy, salah satu petugas jaga pameran. "trus caranya gimana pak?" tanya Shannon kemudian. "itu dipakai rescuer untuk mempercepat laju renang biar cepat menggapai korban. caranya dengan tangan bertumpu pada pegangan ini dan mesin dihidupkan, sehingga baling-baling berputar, rescuer langsung melaju" sahut Eddy kemudian sambil memperagakan cara memegang dan menghidupkan underwater thruster.

Bukan hanya dari kalangan sipil maupun relawan saja yang tampak mengunjungi stand Basarnas, namun juga stand kedatangan seorang aktor senior yang cukup malang melintang di dunia perfilman Indonesia yaitu Pong Hardjatmo. Ya, aktor kawakan asli Solo tersebut menyempatkan mampir ke stand Basarnas dan memuji peralatan yang dimiliki oleh Basarnas.

"Wah, canggih-canggih ya peralatan Basarnas" ujar Pong sambil melihat-lihat peralatan yang di display. "siap" jawab para personil Basarnas yang cukup surprise atas kedatangan aktor yang pernah menghebohkan parlemen lewat aksi naik keatas atap gedung DPR RI ini. Diakhir kunjungan Pong menyempatkan berfoto bersama dengan personil Basarnas. (za)  



Kategori General Artikel .
Pengunggah : author
17 October 8:40 WIB