Table Manner Dharma Wanita Persatuan Kantor SAR Semarang


Semarang - Sebanyak 23 ibu-ibu anggota dharma wanita persatuan Kantor SAR Semarang menggelar Table manner course atau pelatihan tata cara makan di meja makan ala internasional yang diselenggarakan di hotel Grasia Semarang. Pelatihan yang diadakan pada hari selasa (6/10) tersebut dipandu langsung oleh Noor Faiq, seorang food & beverage manager di hotel tersebut.

Ilmu table manner merupakan ilmu yang sangat jarang sekali didapatkan dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu yang sudah ada sejak lama tersebut mengedepankan etika makan saat digelarnya suatu jamuan makan. Budaya makan tiap negara yang berbeda-beda melatarbelakangi munculnya ilmu tata cara makan yang berlaku secara internasional. Dan saat ini ilmu table manner telah berkembang dan berkiblat pada tata cara makan ala Eropa, terutama Perancis dan Inggris serta ala Amerika.

Table manner mengatur bagaimana cara makan yang benar dan sopan, dimana peserta jamuan tidak diperkenankan bersuara saat makan, segala barang yang tidak berkaitan dengan makan seperti handphone, dompet dan lain sebagainya tidak boleh diletakkan diatas meja. Selain itu saat ingin meninggalkan jamuan untuk sekedar ke belakang juga harus mengikuti aturan seperti lap/napkin harus diletakkan disandaran kursi agar makanan kita yang ada dimeja tidak dibersihkan oleh pelayan/waiter. Dan bila kita sudah selesai makan duluan, kita tidak diperkenankan meninggalkan meja, harus menunggu yang lain selesai juga.

Makanan yang disajikan juga tidak keluar sekaligus, namun bertahap sesuai dengan urutan, yaitu dimulai dengan makanan pembuka atau appetizer seperti salad atau/dan soup , dilanjutkan dengan menu utama atau main course yang biasanya berupa steak dan diakhiri dengan dessert atau makanan penutup, biasanya puding dan buah. Tata letak peralatan makanpun diatur, seperti letak sendok dan pisau harus di sebelah kanan piring dan garpu di sebelah kiri piring, kemudian gelas harus diposisikan di kanan atas dari posisi piring.

Bagi ibu-ibu dharma wanita Kantor SAR Semarang, ilmu table manner merupakan pengetahuan baru yang cukup menarik bagi mereka. Terlihat dari antusisame saat menerima materi dan mempraktekan ilmu yang sudah didapat. "Pelatihan ini bagus sekali dan bermanfaat" kata ibu Wisnu,  "jadi tau tata cara makan yang benar" lanjutnya kemudian.

Ibu Joko mengamini pendapat tersebut dan mengatakan  setidaknya ada pengetahuan baru yang diperoleh. "Kalau diajak makan resmi, jadi tahu aturannya" ujar istri dari Kasi Operasi tersebut. "Jadi saat ada acara resmi seperti ini tidak malu-maluin" sambungnya lagi.

Hal yang senada juga diutarakan oleh Ketua dharma wanita kantor SAR Semarang, ibu Agus Haryono. Secara umum table manner bagus buat pengetahuan bagi dharma wanita pada umumnya. "dan bagi saya pelatihan ini sangat menambah ilmu dalam hal beretika makan di jamuan makan" ungkapnya. "Saya menjadi bertambah ilmunya, tahu harus bagaimana terutama saat menjamu tamu-tamu atasan kita, sehingga tidak memalukan bagi instansi kantor SAR Semarang ini, karena bagaimanapun juga peran dharma wanita cukup penting dalam menjamu tamu-tamu pejabat " pungkas ibu dari Kevin dan Poppy ini.(za)  



Kategori General Artikel .
Pengunggah : author
8 October 9:30 WIB