TIM SAR CARI KORBAN YANG TERJATUH DARI DERMAGA DI PADANGBAI


3.jpg KARANGASEM --- Seorang lelaki terjatuh dari dermaga di Pelabuhan Padangbai, Karangasem (posisi 8°31'59.98"S - 115°30'32.21"E), Rabu (7/11/2018) dini hari tadi. Menurut kesaksian dari rekan korban, kala itu mereka berada di Pelabuhan Padangbai, korban tiba-tiba saja pergi, karena lelah ia tak mengindahkannya. Sekitar pukul 03.10 Wita terdengar bunyi orang terjatuh berbarengan dengan sebuah kapal yang lepas sandar. Diketahui identitas korban atas nama Gufron. Rupanya korban nekat melompat dari dermaga untuk menjangkau kapal yang sudah mulai menjauhi dermaga dan menutup pintu kapal. Gufron tak bisa menjangkau dan akhirnya jatuh ke laut dan tertarik ke dalam karena putaran mesin kapal.

Basarnas, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 10.05 Wita dari Made Buda (KSOP Padangbai) melalui telepon genggamnya. "Pada kesempatan pertama, laporan itu segera kami respon dengan mengerahkan personil dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem sebanyak 7 personil," jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ketut Gede Ardana, S.E. Menurutnya pos inilah yang letaknya terdekat dari Pelabuhan Padangbai. Dikarena perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 1 jam, maka koordinasi terus dilakukan dengan potensi SAR terdekat yang berada di Pelabuhan Padangbai, agar bisa mengambil tindakan awal. Sekitar pukul 11.20 Wita tim rescue tiba di lokasi, selanjutnya melakukan koordinasi dengan potensi SAR dan segera menurunkan rubber boat serta peralatan SAR air untuk upaya pencarian korban.

4.jpg

Selain penyisiran menggunakan rubber boat dan speed boat di sekitar lokasi korban terjatuh, juga diturunkan 2 orang penyelam Basarnas Bali. Operasi SAR berlangsung hingga pukul 18.00 Wita, namun masih belum berhasil menemukan keberadaan Gufron. Potensi SAR yang terlibat selama proses pencarian korban diantaranya Pol Air Polres Karangasem, Pol Air Padang Bai, Polsek Padang Bai, SAR Sabhara Polda Bali, dan Balawista Karangasem.

"Malam ini rencana pergerakan unsur SAR , pengerahan Alut dan penentuan search area untuk operasi SAR besok telah dibuat dengan memprhitungkan kondisi di perairan," tutup Ardana. Rencananya operasi SAR akan kembali dilanjutkan besok pagi sekitar pukul 06.00 Wita. (ay/ hms dps)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : kelik
8 November 5:15 WIB