TELP (024) 7629192 FAX (024) 7629189 EMAIL : sar_semarang@yahoo.co.id


Banjir Bandang Tewaskan 3 Mahasiswa


Magelang – Pabelan, Kali yang berhulu di Gunung Merapi memakan korban, Kamis (4/1/2012) siang. Tiga mahasiswa tewas setelah hanyut diterjang banjir bandang di objek wisata Air Terjun Kedung Kayang, Dusun Wonolelo, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.{READMORE}

ketiga korban tewas adalah Dwi Susanti (20) warga Betengan, Kabupaten Ungaran dan Natanail Dwi Kurniawan (21) warga Demak, keduanya mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, serta Deby (19) adik dari korban Natanail merupakan mahasiswa Universitas Katholik Soegijapranata (UNIKA) Semarang.

Menurut koordinator Rescue Kantor SAR Semarang Arif Rahman,kejadian itu terjadi sekitar pukul 14.30 siang. Rombongan yang terdiri dari delapan mahasiswa tersebut hendak menuju air terjun Kedung Kayang dengan  melewati badan sungai, karena memang tidak ada jalan darat.

Mereka datang di Kedung Kayang saat hujan, baru setelah hujan reda rombongan tersebut turun ke sungai. Kira – kira  30 menit mereka berada di lokasi air terjun, tiba-tiba banjir besar datang. Saat itu, hulu sungai yang berada di tengah-tengah lereng Merbabu dan Merapi terjadi hujan yang sangat deras.

Melihat banjir datang semakin besar kedelapan mahasiswa tersebut memutuskan untuk kembali ke tempat semula dengan menyebrangi sungai, karena takut banjir akan datang lebih besar lagi dan tidak ada tempat lagi untuk berlindung. Saat itu banjir sudah setinggi dada orang dewasa. Dan naas, belum jauh delapan orang tersebut berjalan dengan bergandengan tangan, tiga diantara mereka yakni Dwi Astuti, Natanail dan Deby terseret hanyut derasnya air.

Adapun lima korban mahasiswa UKSW Salatiga yang berhasil selamat yakni  Susi Lestari (23), Fandy Dwi Nugroho (23), Mursiutami (20), Windi Kumala Dewi (20) dan Sisca Purniawati (21).

Sisca, salah satu korban selamat mengaku, mereka  sudah teriak minta tolong tapi tidak ada yang mendengar dan memberikan pertolongan.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas dan SAR Kabupaten Magelang berhasil menemukan korban di dekat dam Nglampahan di dekat persimpangan Kali Apu dan Kali  Putih. “Kira kira mereka sudah terseret sekiter satu kilometer . Ketiga korban semuanya kami temukan dalam keadaan tewas kemudian dibawa ke RSU Muntilan yang sebelumya menjalani proses diidentifikasi  oleh Polsek Sawangan” pungkas Rahman.(ris)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
4 January 23:39 WIB