TELP (024) 7629192 FAX (024) 7629189 EMAIL : sar_semarang@yahoo.co.id


BASARNAS MENCARI PENDAKI TERSESAT DI GUNUNG MERAPI


BOYOLALI - Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Surakarta melakukan pencarian terhadap Seorang pendaki yang tersesat di gunung Merapi, Senin (14/10). Korban diketahui bernama Arif wicaksono (29) warga Maguwo rt 04 rw 46 Maguwoharjo, Depok, Sleman. {READMORE}

Koordinator Pos SAR Surakarta, Amin Yahya mengatakan, kejadian ini berawal ketika Arif bersama dengan lima temannya Dedi (30), Mutakin (29), Murdianto (30), eko Budi (25) dan Irfan (15)saat perjalanan turun dari puncak Merapi. Dalam perjalanan, setelah melewati wilayah Pasar bubrah, Arif berjalan yang terdepan.

“Arif memang sudah ke-empat kalinya melakukan pendakian di gunung Merapi. Tapi entah kenapa Arif bisa salah jalan dan akhirnya tersesat dalam pendakian kali ini, ujar Mutakin, teman korban.

Saat kami turun, lanjut Mutakin, dia berada yang terdepan. Kami berlima berfikir, Arif berjalan cepat supaya lekas tiba di pos pendakian New Selo, tempat dimana kami mengawali pendakian. Namun, ketika kami sampai di bawah kok dia tidak ada. Malah saya menerima pesan singkat SMS dari dia bahwa dirinya tersesat. Saat itu juga kami langsung meminta bantuan petugas dan tim SAR untuk mencari teman kami.

Proses pencarian, lanjut Amin, melibatkan beberapa tim yang tergabung dalam tim SAR gabungan. adapun tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas Pos SAR Surakarta, Polsek Selo, Bpbd Boyolali, Tagana desa Samiran, SAR Barameru, PMI Klaten, SAR Diy, Guruh Merapi, Rapi Sleman, Balai Taman Nasional Gunung Merapi dan Warga. Jadi ada tim yang melakukan penyisiran dari Pos Pendakian New Selo, Boyolali dan ada juga yang melakukan penyisiran dari Pos Pendakian Deles, Klaten. Korban berhasil ditemukan di lembah Deles, korban kemudian dibawa ke pos terdekat, yakni di Deles.

Korban kali pertama ditemukan Selasa (15/10) pukul 02.00 wib dini hari, di lembah Deles. Korban tiba di Pos pendakian Desa Deles sekitar jam 03.00 wib, kondisinya masih cukup sehat. Namun semua bekal logistic seperti makanan dan minuman sudah habis. Yang tersisa hanya tinggal botol air mineral kosong yang dibawanya. Harapan korban, dalam perjalanannya akan menemukan air untuk diminum, pungkas Amin.(ris)

 



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
15 October 13:15 WIB