TELP (024) 7629192 FAX (024) 7629189 EMAIL : sar_semarang@yahoo.co.id


Tak Kunjung Pulang Sejak Subuh, Wardiyanto Diduga Lompat Ke Sungai Bengawan Solo


Wardiyanto (47) warga asal Gabus RT 05 , Desa Gabus Kecamatan Ngrampal Kabupaten Sragen diduga hilang tenggelam di aliran sungai bengawan solo pada jumat (4/12/2020) pagi dan hingga malam ini setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan masih belum membuahkan hasil.

Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya menceritakan kronologi kejadian, jumat sekitar pukul 05.00 WIB korban meninggalkan rumah. Salah satu warga Prayungan Desa Kedungupit, Pamidu yang juga saksi, melihat korban menaiki sepada motor mondar mandir di sekitar sungai bengawan solo. Setelah diingatkan oleh saksi, Wardiyanto kemudian pindah ke jembatan Sapen Desa Tanggan kecamatan Gesi.

 

Tingkah aneh yang ditunjukkan korban ditengarai karena korban diduga ada masalah didalam keluarga. "sejak subuh jam 5 diketahui korban keluar rumah dengan menaiki motor dengan nopol AD 3145 ARE dan diduga korban loncat dari jembatan Sapen Bengawan Solo" ungkap Yahya

 

"Pencarian tim SAR gabungan dengan menggunakan perahu karet dari jembatan Sapen menuju ke Utara kurang lebih 1 KM dengan hasil nihil, arus yang deras dan luasnya area pencarian menjadi kendala tim SAR gabungan"imbuhnya

 

"Kondisi sungai kedalaman sungai bengawan solo kurang lebih 5 meter, lebar mencapai 20 meter, semoga tim SAR gabungan diberi kemudahan dalam pencarian dan korban cepat ditemukan" tutup Yahya



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : semarangadmin
4 December 16:05 WIB